Tanya.Islam
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak
No Result
View All Result
SAVED POSTS
Tanya.Islam
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak
No Result
View All Result
Tanya.Islam
No Result
View All Result

Menjaga Nyala Iman Sepanjang Tahun

Ustadz Dhiaurrahman, Lc by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
April 14, 2026
in Hikmah
Reading Time: 3 mins read
Menjaga Nyala Iman Sepanjang Tahun

Ramadhan Telah Berlalu, Lalu Apa Selanjutnya?

Bismillah, walhamdulillah washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba’du.

Ramadhan selalu datang dengan suasana yang berbeda. Masjid ramai, tilawah meningkat, hati terasa lebih lembut. Namun pertanyaannya bukan Apa yang kita lakukan di Ramadhan? Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah Apa yang terjadi setelah Ramadhan berlalu?

Seorang tabi’in Ka‘b Al Ahbar رحمه اللهُُُُ (w. 32 H), pernah mengatakan:

“Barang siapa berpuasa Ramadhan, sementara dalam dirinya ia berniat, apabila telah berbuka (yakni setelah Ramadhan) ia tidak akan bermaksiat kepada Allah, maka ia akan masuk surga tanpa hisab dan tanpa dimintai pertanggungjawaban. Dan barang siapa berpuasa Ramadhan, sementara dalam dirinya ia berniat, bahwa apabila telah berbuka ia akan bermaksiat kepada Rabbnya, maka puasanya tertolak atasnya.” (Latha’if Al-Ma‘arif, hlm. 484).

Ucapan ini sederhana, tapi sangat dalam maknanya, yaitu nilai Ramadhan tidak berhenti di bulan itu saja, akan tetapi ia justru diuji setelahnya.

Ketika Ibadah Turun, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sebagian orang merasakan “jatuh” setelah Ramadhan. Shalat mulai berat, tilawah berkurang, bahkan maksiat kembali menghampiri. Padahal Allah سبحانه وتعالى telah mengingatkan:

﴾ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ ﴿

“Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Ma’idah: 27)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله (w. 728 H) menjelaskan:

“Manusia memiliki tiga pendapat terkait ayat ini, yaitu firman Allah: ‘Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang-orang yang bertakwa’, dua pendapat yang menyimpang dan satu yang pertengahan. Khawarij dan Mu‘tazilah berpendapat: Allah tidak menerima amal kecuali dari orang yang menjauhi dosa-dosa besar. Menurut mereka, pelaku dosa besar tidak akan diterima satu pun kebaikannya dalam keadaan apa pun. Adapun Murji’ah berpendapat: (yang dimaksud bertakwa adalah) orang yang menjauhi kesyirikan. Sedangkan para salaf dan para imam berpendapat: Allah tidak menerima amal kecuali dari orang yang bertakwa kepada-Nya dalam amal tersebut, yaitu ia melaksanakannya sebagaimana yang diperintahkan, dengan ikhlas karena Allah Ta‘ala. Maka pelaku dosa besar, apabila ia bertakwa kepada Allah dalam suatu amal, niscaya Allah akan menerimanya. Sebaliknya, orang yang lebih baik darinya, apabila ia tidak bertakwa kepada Allah dalam suatu amal, maka amal itu tidak akan diterima darinya, meskipun Allah menerima amalnya yang lain.” (Majmu’ Al-Fatawa, 10/322)

Saat ibadah mulai menurun, masalahnya bukan sekadar pada banyaknya amal, akan tetapi pada kualitasnya. Bisa jadi keikhlasan melemah atau amal mulai menjauh dari tuntunan. Karena itu, yang perlu dievaluasi bukan siapa kita di mata manusia, tetapi bagaimana kualitas amal kita di sisi Allah سبحانه وتعالى.

Taubat: Titik Awal dari Semua Perubahan

Sering kali orang mengira “reset iman” itu dengan menambah ibadah. Padahal, para ulama menjelaskan sesuatu yang lebih mendasar. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله (w. 728 H) berkata:

“Dosa itu mengurangi iman. Apabila seorang hamba bertaubat, maka Allah akan mencintainya, dan bisa jadi derajatnya justru terangkat dengan sebab taubat tersebut. Barang siapa yang ditakdirkan mendapatkan taubat, maka ia sebagaimana yang dikatakan oleh Said bin Jubair رضي الله عنه (w. 95 H): ‘Sungguh, ada seorang hamba yang melakukan kebaikan, namun ia masuk neraka karenanya. Dan sungguh, ada seorang hamba yang melakukan keburukan, namun ia masuk surga karenanya. Hal itu karena ia melakukan kebaikan lalu kebaikan tersebut selalu terbayang di hadapannya, sehingga ia pun merasa kagum terhadap dirinya. Sebaliknya, ia melakukan keburukan lalu keburukan itu selalu terbayang di hadapannya, sehingga ia pun memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya darinya.’” (Majmu‘ Al-Fatawa,10/45).

Maknanya, perbaikan bukan dimulai dari memperbanyak amal, tapi dari taubat kepada Allah سبحانه وتعالى.

Istiqamah: Ibadah Itu Perjalanan, Bukan Musim

Salah satu kesalahan paling umum adalah, menjadikan ibadah sebagai “agenda musiman”. Nabi ﷺ telah memberi kaidah yang sangat jelas:

« أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ »

“Amal yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus (dilakukan) meskipun sedikit.” (HR. Muslim no. 783).

Ini adalah prinsip emas, dimana beliau ﷺ menekankan konsistensi lebih berharga daripada intensitas sesaat walaupun kecil kuantitasnya.

Selama Masih Hidup, Selalu Ada Harapan

Seberat apa pun kondisi seseorang setelah Ramadhan, selama nyawa masih dikandung badan, pintu kembali selalu terbuka. Allah سبحانه وتعالى berfirman:

﴿  قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ﴾

“Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah.” (QS. Az-Zumar: 53).

Dalam ayat ini, Allah Dzat yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang memberikan harapan kepada kita yang agar selalu optimis dan terus berusaha bangkit mendekat kepada Allah, seberapa jauhpun kita dari-Nya, selama pintu taubat masih terbuka.

Menjadikan Ramadhan sebagai Awal, Bukan Akhir

Spiritual reset pasca Ramadhan bukan sekadar mempertahankan kebiasaan baik, tetapi membangun arah hidup baru. Para ulama menegaskan satu hal penting, yaitu “Islam bukan ibadah musiman, tapi perjalanan panjang menuju Allah. Adapun tanda ibadah Ramadhan kita diterima ialah ibadah tetap hidup setelahnya, dosa semakin ditinggalkan dan hati semakin dekat kepada Allah.Wallahu a’lamu bishshawab.

 Washallallahu ‘ala nabiyyina muhammad, walhamdulillahi rabbil ‘alamin.

SummarizeShare234
Previous Post

Ramadhan Pergi, Masjid Sepi, Apa yang Terjadi?

Ustadz Dhiaurrahman, Lc

Ustadz Dhiaurrahman, Lc

Ustadz Dhiaurrahman, Lc. S1 Hadits Al Azhar - Mesir. Pengajar diniyah di Gistrav Islamia School

Related Stories

fikih kebencanaan, banjir aceh, longsor aceh, musibah dalam islam, bencana alam dalam islam, takdir dan ikhtiar, solidaritas sosial islam, tolong menolong, fiqih kontemporer, aceh

Fikih Kebencanaan

by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
December 30, 2025
0

Antara Hujan, Hutan, dan Hati Manusia Bismillah, walhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du. Rentetan bencana banjir dan longsor di Aceh, Medan, dan Padang kembali menyadarkan kita bahwa...

Was-was Kentut Saat Shalat

Keutamaan Membaca Surah al-Fatihah

by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
November 28, 2025
0

Keutamaan Membaca Surah al Fatihah: Kunci Rahmat dan Inti Ibadah Bismillah, walhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du. Surah al Fatihah adalah surah yang paling agung dalam al...

Tanduk Setan di Waktu Subuh & Maghrib: Mitos atau Fakta dalam Islam?

by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
September 14, 2025
0

Tanduk Setan di Waktu Subuh & Maghrib: Mitos atau Fakta dalam Islam? Bismillah, walhamdulillah washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba'du. Pernahkah Anda mendengar larangan shalat di waktu matahari...

Doa Mukmin Pasti akan Diijabah?

by Redaksi
May 6, 2025
0

Doa Mukmin Pasti akan Diijabah? Apakah doa kita pasti akan diijabah? Ataukah kita hanya memohon yang belum pasti? Jawab: Bismillah was shalatu was salamu 'ala Rasulillah, wa ba'du,...

Tanya Islam

Tanya Islam adalah platform dakwah yang menghadirkan jawaban-jawaban islami secara ringkas, jelas, dan terpercaya. Kami berkomitmen membantu masyarakat memahami ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah, dan penjelasan para ulama.

Recent Posts

  • Menjaga Nyala Iman Sepanjang Tahun
  • Ramadhan Pergi, Masjid Sepi, Apa yang Terjadi?
  • Hukum Menggabungkan Puasa Sunnah Syawwal dengan Puasa Qadha

Categories

  • Adab & Akhlak
  • Al-Quran
  • An-Naba'
  • Aqidah
  • Dzikir & Doa
  • Fiqih
  • Hadis
  • Haji & Umrah
  • Halal-Haram
  • Hikmah
  • Jenazah
  • Keluarga
  • Konsultasi
  • Muamalah
  • Puasa
  • Qurban
  • Ramadhan
  • Shalat
  • Thaharah
  • Usrah
  • Zakat
No Result
View All Result
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak

© 2025 Managed by ANB Official

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak

© 2025 Managed by ANB Official