• Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Langkah Pertama Saat Tiba Di Mekkah

Ustadz Dhiaurrahman, Lc by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
April 23, 2026
in Adab & Akhlak
Reading Time: 3 mins read
masuk kota mekkah

Langkah Pertama Saat Tiba Di Mekkah

Antara Sunnah Nabi ﷺ Dan Kesalahan Jamaah Masa Kini

Datang ke Makkah untuk Apa?

Bismillah walhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba’du. 

Tidak sedikit jamaah haji dan umrah yang ketika tiba di Makkah, justru disibukkan dengan urusan selain ibadah seperti hotel, istirahat panjang, bahkan aktivitas yang tidak ada kaitannya dengan tujuan utama safar ini.

Padahal, para ulama salaf telah menegaskan dengan sangat jelas bahwa inti kedatangan ke Makkah adalah ibadah, bukan selainnya.

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله (w. 728 H):

وَالطَّوَافُ بِالْبَيْتِ هُوَ الْمَقْصُودُ الْأَعْظَمُ لِمَنْ قَدِمَ مَكَّةَ

“Thawaf di Ka’bah adalah tujuan terbesar bagi orang yang datang ke Makkah.” (Majmu‘ Al-Fatawa, 26/120).

Dari sini, kita memahami satu prinsip besar, yaitu semua amalan ketika tiba di Makkah, harus mengarah kepada kesiapan untuk ibadah, bukan menjauh darinya.

Disunnahkan Mandi Sebelum Masuk Makkah

Sebagai bentuk persiapan lahir dan batin, para sahabat mencontohkan untuk membersihkan diri sebelum memasuki kota suci ini. Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar رضي الله عنهما (w. 73 H):

أَنَّهُ كَانَ إِذَا دَخَلَ مَكَّةَ بَاتَ بِذِي طُوًى حَتَّى يُصْبِحَ، ثُمَّ يَدْخُلُ مَكَّةَ نَهَارًا، وَيَذْكُرُ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ فَعَلَهُ

“Beliau jika masuk Makkah bermalam di Dzu Thuwa hingga pagi, lalu masuk pada siang hari, dan beliau menyatakan Nabi ﷺ melakukannya.” (HR. Bukhari no. 1573).

Dalam riwayat lain disebutkan beliau mandi sebelum masuk Makkah. (lihat: Fath Al-Bari, 3/460).

Ini menunjukkan bahwa persiapan fisik adalah bagian dari adab menuju ibadah besar. Namun, setelah persiapan lahir ini, ada hal yang jauh lebih penting yaitu bagaimana kondisi hati saat memasuki Makkah?

Masuk Makkah dengan Tawadhu’, Bukan Dengan Gaya Wisata

Jika tubuh telah dipersiapkan, maka hati pun harus ditundukkan. Inilah yang ditunjukkan oleh Nabi ﷺ ketika memasuki Makkah. Berkata Ibnul Qayyim رحمه الله (w. 751 H):

وَدَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ مَكَّةَ وَهُوَ مُتَوَاضِعٌ لِلَّهِ حَتَّى إِنَّ ذِقْنَهُ لَيَمَسُّ رَحْلَهُ

“Rasulullah ﷺ masuk Makkah dalam keadaan sangat tawadhu’ kepada Allah, sampai dagunya hampir menyentuh pelana tunggangannya.” (Zad Al-Ma‘ad, 2/388).

Ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan ketundukan total kepada Allah. Namun, di tengah kondisi hati yang khusyuk ini, sering muncul pertanyaan yang keliru di kalangan jamaah: “Apakah ada doa khusus ketika pertama kali melihat Ka’bah?”

Tidak Ada Doa Khusus Saat Melihat Ka’bah

Pertanyaan ini sangat populer, namun jawabannya tegas dalam manhaj salaf. Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz رحمه الله (w. 1420 H):

لَا أَعْلَمُ دُعَاءً خَاصًّا عِنْدَ رُؤْيَةِ الْكَعْبَةِ

“Saya tidak mengetahui adanya doa khusus ketika melihat Ka’bah.” (Majmu‘ Fatawa Ibnu Baz, 17/353).

Artinya boleh berdoa apa saja, tapi tidak boleh mengkhususkan doa tanpa dalil. Karena ibadah harus mengikuti dalil, bukan perasaan. Lalu jika tidak ada ritual khusus, apa yang seharusnya dilakukan setelah melihat Ka’bah?

Langsung Menuju Masjidil Haram dan Memulai Thawaf

Inilah jawaban inti dari seluruh pembahasan. Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih al ʿUtsaimin رحمه الله (w. 1421 H)

إِذَا دَخَلَ الْمُعْتَمِرُ مَكَّةَ فَإِنَّهُ يَذْهَبُ مُبَاشَرَةً إِلَى الْمَسْجِدِ لِيَطُوفَ

“Jika seorang yang berumrah masuk Makkah, maka hendaknya langsung menuju Masjid untuk thawaf.” (Majmu‘ Fatawa wa Rasa’il, 22/338).

Sehingga tidak ada jeda panjang, ritual tambahan dan “pemanasan ibadah”, akan tetapi langsung ke ibadah inti yaitu thawaf. Namun di sinilah sering terjadi kekeliruan berikutnya yaitu menunda ibadah dengan alasan istirahat.

Boleh Istirahat, Tapi Jangan Mengalahkan Tujuan Utama

Islam adalah agama yang realistis, istirahat sejenak tentu diperbolehkan. Namun masalahnya muncul ketika istirahat justru mengalahkan tujuan utama. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله (w. 728 H) menegaskan:

لْعِبَادَةُ هِيَ الْمَقْصُودُ، فَلَا يُشْغَلُ عَنْهَا بِغَيْرِهَا

“Ibadah adalah tujuan utama, maka tidak boleh disibukkan dengan selainnya.” (Majmu‘ Al-Fatawa, 26/120).

Maka kaidahnya jelas, istirahat itu boleh, sedangkan menunda ibadah tanpa alasan akan menimbulkan masalah.Setelah memahami prioritas ini, kita masuk ke adab teknis ketika memasuki Masjidil Haram.

Masuk Masjid dengan Adab Umum (Bukan Ritual Khusus)

Ketika memasuki Masjidil Haram, tidak ada ritual khusus selain adab umum masuk masjid. Doa yang diajarkan Nabi ﷺ:

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

“Ya Allah, bukakan untukku pintu-pintu rahmat-Mu.”HR. Sahih Muslim no.

Adab ini berlaku untuk semua masjid termasuk Masjidil Haram, hanya saja yang berbeda ialah apa yang dilakukan setelah itu, yaitu thawaf.

Kesimpulan

Yang harus dilakukan ketika pertama kali tiba di Makkah untuk haji atau umrah ialah menyempatkan diri untuk mandi sebelum masuk Makkah, lalu masuk dengan penuh tawadhu’ sebagaimana contoh dari Nabi ﷺ. Tidak ada doa khusus saat melihat Ka’bah dan langsung menuju Masjidil Haram untuk thawaf. Bagi yang merasa lelah setelah safar, maka boleh istirahat terlebih dahulu, tapi tidak sampai mengalahkan tujuan utama yaitu beribadah, serta tetap menjaga adab-adab di dalam masjid.

Wallahu a’lamu bishshawab, washallallahu ‘ala nabiyyina muhammad wa alihi washahbihi wasallam, walhamdulillahi rabbil ‘alamin.

Tags: amalan di mekkahihramlangkah pertama di mekkahpanduan hajipanduan umrahperjalanan ke mekkahsunnah di mekkahthawaftiba di mekkahtips hajitips umrah
SummarizeShare235
Previous Post

Apakah Orang Kafir Mendapat Pahala?

Next Post

Kemuliaan Bulan-Bulan Haram Dalam Islam

Ustadz Dhiaurrahman, Lc

Ustadz Dhiaurrahman, Lc

Ustadz Dhiaurrahman, Lc. S1 Hadits Al Azhar - Mesir. Pengajar diniyah di Gistrav Islamia School

Related Stories

bulan muharram

Kesempatan Menjalankan Sunnah di Bulan Muharram

by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
June 25, 2026
0

Ketika Ia Datang, Tetapi Hampir Tidak Terasa Bismillah walhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba'du. Setiap tahun kaum muslimin memasuki bulan Muharram. Kalender Hijriah berganti, berbagai ‎ucapan tahun baru Islam beredar, namun ada satu hal...

Larangan Mencela Sahabat Nabi ﷺ dan Kedudukan Mereka dalam Islam

Larangan Mencela Sahabat Nabi ﷺ dan Kedudukan Mereka dalam Islam

by Ustadz M. Faqihudin Ismail, B.A, M.A.
June 22, 2026
0

Larangan Mencela Sahabat Nabi ﷺ dan Kedudukan Mereka dalam Islam Di antara prinsip penting dalam akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah adalah menjaga hati dan lisan terhadap para sahabat...

husnul khatimah

Husnul Khatimah: Puncak Harapan Orang Beriman di Akhir Kehidupan

by Ustadz M. Faqihudin Ismail, B.A, M.A.
June 12, 2026
0

Husnul Khatimah: Puncak Harapan Orang Beriman di Akhir Kehidupan Kehidupan dunia, sepanjang apa pun usianya dan sebanyak apa pun kesenangannya, pasti akan berakhir. Setiap manusia akan meninggalkan dunia...

panduan muallaf, muallaf belajar islam, dasar islam bagi muallaf, islam pemula, masuk islam, syahadat, akidah islam, ibadah dasar islam, belajar shalat, hijrah, dakwah islam, bimbingan muallaf

Panduan Awal bagi Seorang Muallaf

by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
January 10, 2026
0

Tuntunan Dasar Masuk Islam Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Bismillah, walhamdulillah washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba'du. Masuk Islam bukan sekadar perubahan status agama, melainkan awal perjalanan hidup yang sepenuhnya baru, perjalanan menuju tauhid, ketaatan dan...

Next Post
Kemuliaan Bulan-Bulan Haram Dalam Islam

Kemuliaan Bulan-Bulan Haram Dalam Islam

Tanya Islam

Tanya Islam adalah platform dakwah yang menghadirkan jawaban-jawaban islami secara ringkas, jelas, dan terpercaya. Kami berkomitmen membantu masyarakat memahami ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah, dan penjelasan para ulama.

Recent Posts

  • Benarkah Syi’ah Sudah Ada Sejak Zaman Nabi – Part 2
  • Benarkah Syi’ah Sudah Ada Sejak Zaman Nabi – Part 1
  • Konsep Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Categories

  • Adab & Akhlak
  • Al-Quran
  • An-Naba'
  • Aqidah
  • Dzikir & Doa
  • Fiqih
  • Firqah
  • Hadis
  • Haji & Umrah
  • Halal-Haram
  • Hikmah
  • Jenazah
  • Keluarga
  • Konsultasi
  • Muamalah
  • Puasa
  • Qurban
  • Ramadhan
  • Shalat
  • Thaharah
  • Uncategorized
  • Usrah
  • Zakat
No Result
View All Result
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak

© 2025 Managed by ANB Official

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak

© 2025 Managed by ANB Official