Tanya.Islam
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak
No Result
View All Result
SAVED POSTS
Tanya.Islam
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak
No Result
View All Result
Tanya.Islam
No Result
View All Result

Biografi Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab

Ustadz Dhiaurrahman, Lc by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
February 5, 2026
in Aqidah
Reading Time: 4 mins read
biografi syaikh muhammad bin abdul wahhab, muhammad bin abdul wahhab, biografi ulama, ulama pembaharu islam, dakwah tauhid, sejarah islam, tokoh islam, aqidah islam, salafi, wahabi, ulama najd

Biografi Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab

Serial Syarh Ushul Tsalatsah ke 1

Bismillah, walhamdulillah washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba’du.

Di tengah banjir narasi keislaman, umat justru kerap kehilangan arah paling mendasar: kepada siapa ibadah ini ditujukan? dan dimana akar tauhid seharusnya berpijak?. Krisis identitas ini bukan lahir dari kurangnya simbol, tetapi dari jauhnya pemahaman terhadap inti ajaran para Nabi عليهم الصلاة والسلام. Dalam konteks inilah sosok Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab رحمه الله layak dibaca kembali, bukan sebagai label atau kontroversi, tetapi sebagai seorang ulama yang mengajak umat pulang ke pondasi iman yang paling awal dan paling menentukan.

Seorang Ulama dari Nasab Mulia dan Lingkungan Ilmu

Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab رحمه الله adalah seorang ulama besar dari kabilah Bani Tamim, dengan nasab lengkap Muhammad bin ‘Abdul Wahhab bin Sulaiman bin ‘Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Rusyd bin Buraid bin Muhammad bin Musyarraf bin ‘Umar. Beliau lahir pada tahun 1115 H di kota al-‘Uyainah, sebuah wilayah di Najd, dalam keluarga yang dikenal dengan kemuliaan nasab, kedalaman ilmu dan keteguhan dalam agama. [Syarh Tsalatsatil Ushul karya Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cetakan Dar ats Tsurayya, Riyadh, hlm 9].

Ayah beliau, Syaikh ‘Abdul Wahhab bin Sulaiman رحمه الله (w. 1153 H), adalah seorang ulama terkemuka di Najd. Adapun kakeknya, Syaikh Sulaiman bin ‘Ali رحمه الله (w. 1110 H), dikenal sebagai salah satu ulama Najd yang paling berpengaruh pada masanya. Dengan latar belakang seperti ini, Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab رحمه الله tumbuh dalam suasana ilmiah yang kuat, jauh dari gambaran tokoh yang muncul tanpa pondasi keilmuan. [Syarh Tsalatsatil Ushul karya Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cetakan Dar ats Tsurayya, Riyadh, hlm 9].

Masa Kecil yang Dibentuk oleh al Qur-an dan Disiplin Ilmu

Sejak usia sangat muda, kecerdasan dan kesungguhan beliau telah tampak jelas. Sebelum genap berusia sepuluh tahun, beliau telah menghafal al Qur-an. Dalam bidang fikih, beliau menunjukkan penguasaan yang baik hingga mendapat perhatian dan kekaguman langsung dari ayahnya, terutama karena kekuatan hapalan dan ketekunan dalam belajar. [Syarh Tsalatsatil Ushul karya Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cetakan Dar ats Tsurayya, Riyadh, hlm 9].

Kitab-kitab tafsir dan hadits menjadi bacaan utama beliau. Waktu siang dan malam diisi dengan membaca, menghapal dan menelaah matan-matan ilmiah dari berbagai disiplin keislaman. Pondasi ilmiah inilah yang kelak membentuk karakter dakwah beliau: tegas, terukur dan berbasis dalil. [Syarh Tsalatsatil Ushul karya Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cetakan Dar ats Tsurayya, Riyadh, hlm 9].

Dari Najd Menuju Dua Tanah Suci

Kesungguhan dalam menuntut ilmu mendorong Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab رحمه الله melakukan rihlah ilmiah ke berbagai wilayah. Setelah belajar kepada para ulama di sekitar Najd, beliau melanjutkan perjalanan ke Makkah al-Mukarramah dan menimba ilmu dari para ulamanya. [Syarh Tsalatsatil Ushul karya Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cetakan Dar ats Tsurayya, Riyadh, hlm 9].

Perjalanan ilmiah tersebut berlanjut ke Madinah an-Nabawiyah. Di kota Rasulullah ﷺ ini, beliau berguru kepada Syaikh ‘Abdullah bin Ibrahim asy Syammari رحمه الله (w. 1169 H), salah satu ulama hadits yang sangat berpengaruh pada keilmuan Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab رحمه الله. Beliau juga belajar kepada putranya yaitu, Syaikh Ibrahim bin ‘Abdullah asy Syammari رحمه الله (w. 1177 H), seorang pakar ilmu faraidh yang masyhur dan penulis kitab al ‘Adzb al Fa’idh fi Syarh Alfiyyat al Fara-idh. [Syarh Tsalatsatil Ushul karya Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cetakan Dar ats Tsurayya, Riyadh, hlm 9].

Melalui keduanya, beliau diperkenalkan kepada ahli hadits ternama yang sangat berperngaruh pada keilmuan beliau yaitu Syaikh Muhammad Hayat as Sindi رحمه الله (w. 1163 H). Kepada ulama besar inilah Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab belajar ilmu hadits dan ilmu rijal, serta memperoleh ijazah dalam kitab-kitab induk hadits. [Syarh Tsalatsatil Ushul karya Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cetakan Dar ats Tsurayya, Riyadh, hlm 9-10].

Ketajaman Intelektual dan Tradisi Menulis yang Kuat

Allah ﷻ menganugerahkan kepada beliau pemahaman yang tajam dan kecerdasan yang luar biasa. Beliau dikenal sangat tekun membaca, meneliti dan mencatat setiap faedah yang ditemuinya. Aktivitas menulis menjadi bagian dari keseharian beliau, tanpa rasa jemu. [Syarh Tsalatsatil Ushul karya Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cetakan Dar ats Tsurayya, Riyadh, hlm 10].

Beliau juga menyalin dengan tangan sendiri banyak karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله (w. 728 H) dan murid beliau Ibnu al Qayyim al Jauziyyah رحمه الله (w. 751 H) رحمهما الله. Hingga hari ini, sebagian manuskrip berharga dengan tulisan tangan beliau masih tersimpan di berbagai museum, menjadi saksi ketekunan ilmiah yang jarang dimiliki oleh seorang da‘i. [Syarh Tsalatsatil Ushul karya Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cetakan Dar ats Tsurayya, Riyadh, hlm 10].

Dakwah Tauhid yang Terbuka dan Mengubah Arah Umat

Setelah wafatnya sang ayah pada tahun 1153 H, Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab رحمه الله mulai menyampaikan dakwahnya secara terbuka. Dakwah tersebut berporos pada pemurnian tauhid, penolakan terhadap berbagai bentuk kesyirikan dan pengingkaran terhadap praktik bid‘ah. [Syarh Tsalatsatil Ushul karya Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cetakan Dar ats Tsurayya, Riyadh, hlm 10].

Dakwah ini mendapatkan dukungan dari para penguasa keluarga Al Sa‘ud, sehingga pengaruhnya semakin kuat, jangkauannya semakin luas dan namanya pun dikenal di berbagai penjuru Jazirah Arab. Sejak saat itu, dakwah tauhid kembali menjadi isu sentral di tengah masyarakat. [Syarh Tsalatsatil Ushul karya Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cetakan Dar ats Tsurayya, Riyadh, hlm 10].

Warisan Ilmiah yang Terus Dibaca Lintas Generasi

Wafat pada tahun 1206 H, Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab رحمه الله meninggalkan banyak karya ilmiah yang hingga kini menjadi rujukan utama dalam pembahasan tauhid. Di antaranya Kitab at Tauhid, Kasyf asy Syubuhat, Tsalatsatul Ushul, serta sejumlah ringkasan kitab dan kumpulan fatwa serta risalah yang dihimpun dalam Majmu‘ Mu’allafat al Imam Muhammad bin ‘Abdul Wahhab di bawah supervisi Universitas Imam Muhammad bin Saud.

Membaca biografi Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab رحمه الله di tengah krisis identitas umat Islam hari ini bukanlah sekadar menengok sejarah, tetapi sebuah upaya memahami akar dakwah tauhid yang murni. Dengan nasab yang mulia, fondasi keilmuan yang kuat, rihlah ilmiah yang luas, dan karya-karya yang hidup hingga kini, beliau tampil sebagai ulama yang mengajak umat kembali kepada inti ajaran para Nabi عليهم الصلاة والسلام yaitu mengesakan Allah ﷻ dalam seluruh bentuk ibadah. Memahami sosok beliau adalah langkah awal yang penting untuk memahami Ushul Tsalatsah dan bangunan akidah Islam yang lurus serta relevan untuk setiap zaman.

Wallahu a’lamu bishshawab.

Tags: aqidah islambiografi syaikh muhammad bin abdul wahhabbiografi ulamadakwah tauhidmuhammad bin abdul wahhabsejarah islamtokoh islamulama pembaharu islam
SummarizeShare234
Previous Post

Tafsir Surat An-Naba’ 26

Ustadz Dhiaurrahman, Lc

Ustadz Dhiaurrahman, Lc

Ustadz Dhiaurrahman, Lc. S1 Hadits Al Azhar - Mesir. Pengajar diniyah di Gistrav Islamia School

Related Stories

Hukum Tabarruk, Tabarruk dalam Islam, Pengertian Tabarruk, Dalil Tabarruk, Tabarruk yang Dibolehkan, Tabarruk yang Dilarang, Tabarruk Menurut Sunnah, Tabarruk dan Syirik, Akidah Islam, Fiqih Islam

Hukum Tabarruk

by Ustadz M. Faqihudin Ismail, B.A, M.A.
January 28, 2026
0

Tabarruk Sesuai Tuntunan Syariah Masalah tabarruk (mencari keberkahan) termasuk persoalan yang sering disalahpahami akibat sikap berlebihan dan tidak terkontrol. Akibatnya, terjadi pencampuradukan antara tabarruk yang disyariatkan dan yang...

Larangan Merayakan Hari Raya Orang Kafir dalam Islam dan Dalil-Dalilnya

by Ustadz M. Faqihudin Ismail, B.A, M.A.
October 26, 2025
0

Larangan Merayakan Hari Raya Orang Kafir Salah satu ujian besar bagi umat Islam adalah kebiasaan sebagian dari kita meniru orang ajaran kaum Yahudi dan Nasrani, terutama dalam merayakan...

Was-was Kentut Saat Shalat

Ancaman Berdusta Atas Nama Nabi Muhammad ﷺ

by Ustadz M. Faqihudin Ismail, B.A, M.A.
November 28, 2025
0

ANCAMAN BERDUSTA ATAS NAMA RASULULLAH "Sesungguhnya berdusta atas nama Nabi ﷺ adalah kejahatan besar yang tidak ada bandingannya dengan kedustaan terhadap siapa pun. Karena dalam kedustaan itu terkandung...

Saya Mukmin insyaaAllah… Bolehkah Mengatakan Seperti Ini?

by Redaksi
April 28, 2025
0

Saya Mukmin insyaaAllah..? Jika kita ditanya, ‘Apakah anda mukmin?’ Bolehkah kita menjawab, ‘Saya mukmin insyaaAllah’. Apakah jawaban seperti ini benar? ** Bismillah was shalatu was salamu 'ala Rasulillah,...

Tanya Islam

Tanya Islam adalah platform dakwah yang menghadirkan jawaban-jawaban islami secara ringkas, jelas, dan terpercaya. Kami berkomitmen membantu masyarakat memahami ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah, dan penjelasan para ulama.

Recent Posts

  • Biografi Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab
  • Tafsir Surat An-Naba’ 26
  • Tafsir Surat An-Naba’ 25

Categories

  • Adab & Akhlak
  • Al-Quran
  • An-Naba'
  • Aqidah
  • Dzikir & Doa
  • Fiqih
  • Hadis
  • Haji & Umrah
  • Halal-Haram
  • Hikmah
  • Jenazah
  • Keluarga
  • Konsultasi
  • Muamalah
  • Puasa
  • Qurban
  • Ramadhan
  • Shalat
  • Thaharah
  • Usrah
  • Zakat
No Result
View All Result
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak

© 2025 Managed by ANB Official

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak

© 2025 Managed by ANB Official