Tanya.Islam
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak
No Result
View All Result
SAVED POSTS
Tanya.Islam
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak
No Result
View All Result
Tanya.Islam
No Result
View All Result

Bolehkah Tarawih dan Tahajjud Digabung?

Ustadz Dhiaurrahman, Lc by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
February 24, 2026
in Shalat
Reading Time: 4 mins read
Bolehkah Tarawih dan Tahajjud Digabung

Bolehkah Tarawih dan Tahajjud Digabung?

Bismillah, walhamdulillah washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba’du.

Banyak pertanyaan yang muncul pada bulan Ramadhan: “apakah shalat Tarawih boleh digabung dengan Tahajjud dalam satu rangkaian ibadah malam?” Ataukah justru keduanya adalah ibadah yang berdiri sendiri, meskipun sama-sama termasuk shalat malam. Ulama salaf telah menjelaskan batasan istilah, waktu dan perbedaan praktiknya secara mendalam. Penjelasan berikut akan menguraikannya secara ringkas namun ilmiah insyaallah.

Istilah dan Definisi: Tarawih vs Tahajjud

Tarawih

  • Secara istilah: Tarawihadalah sebutan populer bagi shalat malam yang dilakukan pada malam Ramadhan setelah shalat ‘Isya’ dengan tujuan mengikuti sunnah.
  • Ini bukan istilah syarʿi yang unik, namun para ulama memakai istilah ini untuk membedakan pelaksaan ibadah khusus di dalam rangkaian ibadah bulan Ramadhan.

Tahajjud

  • Tahajjudadalah shalat malam yang dilaksanakan setelah tidur, biasanya dilaksanakan di waktu akhir malam yakni setelah sepertiga malam terakhir.
  • Istilah ini muncul dalam al Qur-an:

﴿ وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ ﴾

“Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu;.” )QS. Al Isra’: 79). [https://binbaz.org.sa/fatwas/4259/الفرق-بين-صلاة-التراويح-والقيام-والتهجد]

Dengan demikian, keduanya termasuk shalat malam, tetapi dikaitkan dengan waktu dan tujuan yang berbeda. Walaupun secara penamaan bisa saja shalat tarawih disebut juga tahajjud apabila ia dilaksanakan pada waktu sepertiga malam terakhir.

Dasar Syariat Shalat Malam

Ibnu Umar رضي الله عنهما (w. 73 H) tentang seorang lelaki yang bertanya kepada Nabi ﷺ, ia berkata:

سَأَلَ رَجُلٌ النَّبِيَّ ﷺ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ مَا تَرَى فِي صَلَاةِ اللَّيْلِ ؟ قَالَ: مَثْنَى مَثْنَى ، فَإِذَا خَشِيَ الصُّبْحَ صَلَّى وَاحِدَةً ، فَأَوْتَرَتْ لَهُ مَا صَلَّى

“Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi ﷺ ketika beliau berada di atas mimbar, ‘Bagaimana pendapatmu tentang shalat malam?’ Beliau ﷺ menjawab: ‘Dua (rakaat), dua-dua. Maka apabila ia khawatir masuk waktu Subuh, hendaklah ia shalat satu rakaat, sehingga satu rakaat itu menjadi witir bagi shalat yang telah ia kerjakan.’” (HR. Bukhari no. 472 dan Muslim no. 749). [https://islamqa.info/ar/answers/293059]

Ini merupakan landasan syariat bahwa:

  • Shalat malam baik itu tarawihataupun tahajjud bersifat fleksibel jumlahnya dengan paling minimal 2 rakaat;
  • Tidak ada ketentuan tetap (batasan maksimal) mengenai bilangan rakaat;
  • Tujuan utamanya adalah menghidupkan malam dan mendekatkan diri kepada Allah ﷻ.

Tarawih dan Tahajjud: Satu Ibadah Malam, Beragam Waktu dan Bentuk

Shalat malam secara umum disunnahkan sepanjang tahun dan semakin ditekankan di bulan Ramadhan, dengan waktu pelaksanaan sejak selesai salat sunah Isya hingga terbit fajar, tanpa batasan jumlah rakaat. Adapun Tarawih maka pada hakikatnya adalah shalat malam Ramadhan yang biasa dikerjakan di awal malam dan dinamakan demikian karena adanya jeda istirahat setelah beberapa rakaat, sedangkan Tahajjud juga termasuk shalat malam, yang menurut sebagian ulama dikhususkan bagi shalat yang dilakukan setelah tidur.

Seluruh malam merupakan waktu sah untuk shalat malam, sehingga mengerjakannya di awal malam lalu melanjutkannya kembali di akhir malam tidak terlarang secara syariat, bahkan telah dipraktikkan kaum muslimin sejak generasi awal sebagai bentuk kemudahan dan upaya memperbanyak kebaikan. Tidak ada dalil sahih yang membatasi jumlah rakaat Tarawih pada bilangan tertentu atau melarang pembagian shalat malam menjadi dua waktu, karena Nabi ﷺ memberi ketentuan umum bahwa shalat malam dikerjakan dua rakaat-dua rakaat (lihat sub judul: Dasar Syariat Shalat Malam), sementara para sahabat dan ulama setelah mereka melaksanakannya dengan jumlah yang beragam. Oleh karena itu, mengerjakan Tarawih di awal malam dan Tahajjud di akhir malam, dengan tetap menjadikan witir sebagai penutup shalat malam, merupakan amalan yang sah, memiliki landasan dari praktik salaf dan tidak lebih dari perbedaan penamaan serta pengaturan waktu dalam satu jenis ibadah yang sama, yaitu qiyamul lail (shalat malam). [https://islamqa.info/ar/answers/293059]

Hal-hal Praktis yang Perlu Dipahami

✔ Tidak Ada Kewajiban Jumlah Rakaat Dalam Shalat Tarawih

Tarawih tidak perlu terpaku pada jumlah tertentu. Nabi ﷺ tidak menetapkan jumlah yang wajib. Jumlahnya bisa 8, 20 atau sesuai kemampuan jamaah atau individu.

✔ Waktu Tahajjud Bebas selepas Tidur

Meskipun qiyamul lail atau Tahajjud boleh dilakukan kapan saja setelah Isya sampai sebelum Subuh, tetapi waktu utama dan yang paling dianjurkan adalah setelah tidur di sepertiga malam terakhir.

 

Kesimpulan: Optimalkan Ibadah Malam Anda dengan Pemahaman yang Benar

  • Tarawih dan Tahajjud adalah dua ibadah malam yang diajarkan oleh Nabi ﷺ;
  • Tarawih dilaksanakan pada awal malam Ramadhan setelah ‘Isya’ berdasarkan contoh dari Nabi ﷺdan para salaf, walaupun ia boleh ditunda hingga ke akhir malam, karena ia termasuk qiyamul lail;
  • Tahajjud dilakukan pada akhir malam setelah tidur, bukan sebagai satu rangkaian Tarawih, karena demikianlah contoh dari para salaf.
  • Tidak disarankan untuk menggabungkan kedua ibadah ini dalam satu shalat dengan satu niat, karena keduanya memiliki waktu dan konteks yang berbeda dan karena demikianlah contoh dari para salaf.
  • Yang dicontohkan oleh para salaf ialah tarawih dilakukan setelah ‘Isya’; setelah itu, jika mampu, tetap lakukan Tahajjud di akhir malam sebagai ibadah tambahan tanpa mencampurkan niatnya.

Wallahu a’lamu bishshawab.

Tags: bolehkah tarawih dan tahajuddalil tahajuddalil tarawihfiqih ramadhanhukum tahajudhukum tarawihkajian Islamperbedaan tarawih dan tahajudqiyamul lailshalat malam ramadhansunnah ramadhantarawih dan tahajud
SummarizeShare234
Previous Post

Witir Bersama Imam Tarawih Sampai Selesai

Next Post

Tafsir Surat An-Naba’ 28

Ustadz Dhiaurrahman, Lc

Ustadz Dhiaurrahman, Lc

Ustadz Dhiaurrahman, Lc. S1 Hadits Al Azhar - Mesir. Pengajar diniyah di Gistrav Islamia School

Related Stories

Was-was Kentut Saat Shalat

Was-was Kentut Saat Shalat

by Ustadz M. Faqihudin Ismail, B.A, M.A.
November 28, 2025
0

Hukum Orang yang Ragu dan Was-Was Telah Keluar Angin Saat Shalat Pernahkah Anda sedang khusyuk dalam shalat, lalu tiba-tiba merasakan gerakan di perut dan muncul pertanyaan: “Apakah tadi...

Was-was Kentut Saat Shalat

Pembatal-Pembatal Wudhu yang Disepakati Para Ulama (bag.2)

by Ustadz M. Faqihudin Ismail, B.A, M.A.
November 28, 2025
0

Pembatal Pembatal (bag.2) Keluarnya Wadi. Wadi adalah cairan kental yang keluar setelah kencing tanpa disertai syahwat. (Lihat: “Al-Zāhir fī Gharīb Alfāẓ al-Syāfi‘ī” karya al-Azhari (hlm. 30), dan “Al-Nihāyah...

Was-was Kentut Saat Shalat

Pembatal-Pembatal Wudhu yang Disepakati Para Ulama (bag.1)

by Ustadz M. Faqihudin Ismail, B.A, M.A.
November 28, 2025
0

Pembatal Wudhu Pengertian Pembatal Pembatal Wudhu “Nawāqiḍ al-Wuḍū’” Secara bahasa, nawāqiḍ adalah bentuk jamak dari nāqiḍ, yaitu isim fā’il dari kata naqadha al-syai’a yang berarti merusak atau membatalkan...

Apakah Kaos Kaki Cukup untuk Menutup Aurat Saat Shalat?

by Ustadz Ahmad Anshori, Lc. MPd.
October 21, 2025
0

Apakah Kaos Kaki Cukup untuk Menutup Aurat Saat Shalat? Soal: Apakah hanya menggunakan kaos kaki (yang membentuk kaki tapi menutup kulit secara sempurna) untuk shalat bagi wanita sah...

Next Post
Tafsir Surat An-Naba’ 28 Pendustaan yang Disengaja dan Membangkang

Tafsir Surat An-Naba’ 28

Tanya Islam

Tanya Islam adalah platform dakwah yang menghadirkan jawaban-jawaban islami secara ringkas, jelas, dan terpercaya. Kami berkomitmen membantu masyarakat memahami ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah, dan penjelasan para ulama.

Recent Posts

  • Tafsir Surat An-Naba’ 30
  • Menjaga Nyala Iman Sepanjang Tahun
  • Ramadhan Pergi, Masjid Sepi, Apa yang Terjadi?

Categories

  • Adab & Akhlak
  • Al-Quran
  • An-Naba'
  • Aqidah
  • Dzikir & Doa
  • Fiqih
  • Hadis
  • Haji & Umrah
  • Halal-Haram
  • Hikmah
  • Jenazah
  • Keluarga
  • Konsultasi
  • Muamalah
  • Puasa
  • Qurban
  • Ramadhan
  • Shalat
  • Thaharah
  • Usrah
  • Zakat
No Result
View All Result
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak

© 2025 Managed by ANB Official

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak

© 2025 Managed by ANB Official