Mengapa Doa Terbaik Adalah Ucapan “Alhamdulillah”?
Pertanyaan:
Ustadz, saya sering mendengar bahwa ucapan “Alhamdulillah” termasuk doa terbaik. Padahal saya kira doa itu bentuknya permintaan. Apa benar “alhamdulillah” itu adalah doa yang paling utama? Mohon penjelasannya.
Jawaban:
Alhamdulillah; segala puji bagi Allah adalah kalimat yang sangat agung dalam Islam. Ia bukan sekadar ungkapan pujian, tetapi juga termasuk bentuk doa yang terbaik.
Dalil dari Hadis Nabi ﷺ
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Ibnu Majah, Rasulullah ﷺ bersabda:
أفضل الذكر لا إله إلا الله وأفضل الدعاء الحمد لله
“Dzikir yang paling utama adalah ‘Laa ilaaha illallah’, dan doa yang paling utama adalah ‘Alhamdulillah’.” (HR. At-Tirmidzi no. 3383 dan Ibnu Majah no. 3800. Hadis ini dinyatakan hasan oleh Ulama Hadis)
Hadis ini menjelaskan bahwa “alhamdulillah” bukan hanya bentuk pujian, tapi ia juga termasuk doa terbaik, sebagaimana “laa ilaaha illallah” adalah dzikir terbaik.
Huruf “ال/Al” yang mengawali kata حمد/hamdun (pujian) sehingga menjadi الحمد/Al-Hamdu; bukanlah huruf biasa. Kalau “ال/Al” dipakai untuk mendahului sifat atau kata benda umum (seperti “pujian” atau “manusia”), maka itu menunjukkan makna menyeluruh dan mencakup semuanya. Tanda bahwa ini bermakna umum bisa kita uji: jika kita ganti dengan kata “semua”, maknanya tetap cocok.
Jadi, makna “Alhamdulillah” adalah: “Seluruh bentuk pujian, dalam segala macam dan ragamnya, hanya milik Allah.” (Jami’ Al-Bayan 1/138, Al-Jami’ Li Ahkamil Quran 1/133).
Mengapa “Alhamdulillah” Disebut Doa Terbaik?
Kalimat alhamdulillah termasuk doa karena ia merupakan bentuk pengakuan atas nikmat Allah dan rasa syukur yang tulus. Dalam Islam, syukur adalah salah satu bentuk doa paling tinggi, sebab dengan bersyukur, seseorang sedang “meminta tambahan” dari Allah melalui cara yang paling halus dan penuh adab.
Allah Ta’ala berfirman:
“لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ”
“Sesungguhnya jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepada kalian.” (QS. Ibrahim: 7)
Dalam ayat ini, Allah menjanjikan tambahan nikmat kepada orang yang bersyukur. Maka, siapa yang mengucap alhamdulillah, sejatinya dia sedang memohon tambahan nikmat dengan cara yang penuh adab dan kedekatan kepada Allah.
Doa Terbaik Bukan Selalu Berbentuk Permintaan
Maka tidak aneh jika Rasulullah ﷺ menyebut “alhamdulillah” sebagai doa terbaik. Karena isinya lengkap: pujian, pengakuan nikmat, dan ekspresi syukur kepada Allah. Yang dampaknya adalah akan mendapatkan tambahan nikmat dari Allah ‘azza wa jallam.
Ucapan alhamdulillah mengandung makna yang dalam. Ia adalah bentuk doa paling indah karena mengandung kerendahan hati, pengakuan terhadap nikmat Allah, dan rasa syukur yang tulus. Maka, biasakanlah untuk mengucap alhamdulillah dalam setiap keadaan.
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang pandai bersyukur, dan dengannya Allah tambahkan nikmat-Nya kepada kita. Aamiin.
Wallahua’lam bis showab
Dijawab oleh: Ahmad Anshori Lc., M.Pd