• Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Tafsir An-Naba’ 5

Ustadz Dhiaurrahman, Lc by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
June 29, 2025
in Al-Quran, An-Naba'
Reading Time: 3 mins read

Tafsir An Naba’ Ayat 5: Ancaman Keras bagi Pengingkar Hari Kiamat

Bismillah, walhamdulillah washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba’du.

Insyaallah kali ini penulis berusaha merangkum beberapa tafsir dari para ulama untuk surah An Naba’ ayat ke 5, semoga Allah memberikan taufiq dan hidayah-Nya.

Allah Ta’ala berfirman:

ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ

“Kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.” (QS. An Naba’: 5).

Imam Ath Thabari rahimahullah (w. 310 H) menuturkan dalam tafsirnya:

وَذُكِرَ عَنِ الضَّحَّاكِ بْنِ مُزَاحِمٍ فِي ذَلِكَ مَا: حَدَّثَنَا ابْنُ حُمَيْدٍ، قَالَ: ثَنَا مَهْرَانُ، عَنْ أَبِي سِنَانٍ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنِ الضَّحَّاكِ: ﴿كَلَّا سَيَعْلَمُونَ﴾ الكُفَّارُ، ﴿ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ﴾ المُؤْمِنُونَ، وَكَذَلِكَ كَانَ يَقْرَؤُهَا

“Dan disebutkan dari Adh Dhahhak bin Muzahim dalam masalah ini: Telah menceritakan kepada kami Ibn Humaid, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Mahran, dari Abu Sinan, dari Tsabit, dari Adh Dhahhak, bahwa ia berkata: “Sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.” (QS. An Naba’: 4), maksudnya adalah orang-orang kafir. “Kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.” (QS. An Naba’: 5), maksudnya adalah orang-orang mukmin. Demikianlah ia (Adh Dhahhak) biasa membaca ayat tersebut.” (Jami‘ Al Bayan ‘an Ta’wil Ay Al Quran, 24/260, cet. Dar Hijr, Kairo).

Kemudian Imam Al Qurthubi rahimahullah (w. 671 H) menyampaikan:

“Kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui.” (QS. An Naba’: 5), maksudnya: Sungguh, mereka benar-benar akan mengetahui kebenaran dari apa yang dibawa oleh Muhammad ﷺ berupa Al-Qur’an dan apa yang beliau sampaikan kepada mereka tentang kebangkitan setelah kematian.

Adh Dhahhak berkata: “Sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.” (QS. An Naba’: 4), maksudnya adalah orang-orang kafir akan mengetahui akibat dari pendustaan mereka. Sedangkan “Kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui.” (QS. An Naba’: 5), maksudnya adalah orang-orang mukmin akan mengetahui akibat dari pembenaran mereka. Ada pula yang mengatakan sebaliknya (yakni: yang pertama bagi mukmin, yang kedua bagi kafir).

Hasan Al Bashri berkata: “Itu adalah ancaman setelah ancaman.”

Mayoritas qurra’ (ulama ahli qiraat) membaca kedua kalimat itu dengan huruf ya (سَيَعْلَمُونَ: kelak mereka mengetahui) dalam bentuk kalimat berita, mengikuti firman Allah Ta‘ala: “يَتَسَآءَلُونَ” (mereka saling bertanya-tanya?) dan هُمْ فِيهِ مُختَلِفُونَ (mereka perselisihkan tentang ini).

Sedangkan Hasan Al Bashri , Abul ‘Aliyah dan Malik bin Dinar membaca keduanya dengan huruf ta (سَتَعْلَمُونَ: kelak kalian mengetahui).” (Al Jami‘ li Ahkami Al Quran, 22/247, cet. Dar ‘Alam Al Kutub, Riyadh).

Selanjutnya Imam Ibnu Katsir rahimahullah (w. 774 H) mengatakan:

ثُمَّ قَالَ تَعَالَى مُتَوَعِّدًا لِمُنْكِرِي الْقِيَامَةِ: ﴿كَلاَّ سَيَعْلَمُونَ ○ ثُمَّ كَلاَّ سَيَعْلَمُونَ﴾ وَهَذَا تهديدٌ شَدِيدٌ وَوَعِيدٌ أَكِيدٌ.

“Kemudian Allah Ta’ala berfirman mengancam para pengingkar

hari kiamat:“Sekali-kali tidak; Kelak mereka akan mengetahui. Kemudian sekali-kali tidak; Kelak mereka akan mengetahui.” (QS. An Naba’: 4-5). Ini adalah bentuk ancaman yang sangat keras dan peringatan yang sangat tegas.” (Tafsir Al Quran Al ‘Azhim, 8/243, cet. Dar Thayyibah, Riyadh).

Lalu Syaikh As Sa’di rahimahullah (w.1376 H) menjelaskan dalam tafsirnya:

… وَلِهَذَا قَالَ: ﴿كَلَّا سَيَعْلَمُونَ ○ ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ﴾ أَيْ: سَيَعْلَمُونَ إِذَا نَزَلَ بِهِمُ الْعَذَابُ مَا كَانُوا بِهِ يُكَذِّبُونَ حِينَ ﴿يُدَعُّونَ إِلَى نَارِ جَهَنَّمَ دَعًّا﴾، وَيُقَالُ لَهُمْ: ﴿هَذِهِ النَّارُ الَّتِي كُنتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ﴾.

“Dan karena itu Allah berfirman: “Sekali-kali tidak; Kelak mereka akan mengetahui. Kemudian sekali-kali tidak; Kelak mereka akan mengetahui.” (QS. An Naba’: 4-5), yakni, mereka akan mengetahui kebenaran (yang mereka dustakan itu) ketika azab turun kepada mereka atas apa yang dahulu mereka dustakan.

Yaitu “Pada hari mereka didorong ke neraka Jahannam dengan sekuat-kuatnya.” (QS. Ath Thur: 13), lalu dikatakan kepada mereka:

“Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya.” (QS. Ath Thur: 14)” (Taysir Al Karim Ar Rahman fi Tafsir Kalam Al Mannan, hlm. 926, cet. Dar Ibn Hazm, Beirut).

Wallahu a’lamu bishshawab, demikian beberapa tafsir ulama pada surat An Naba’ ayat 5 semoga bermanfaat. Sampai berjumpa kembali di artikel berikutnya untuk tafsir surat An Naba’ ayat 6 insyaallah.

Washallallahu ‘ala nabiyyina muhammad waalihi washahbihi wasallam, walhamdulillahi rabbil ‘alamin.

SummarizeShare234
Previous Post

Tafsir An-Naba’ 4

Next Post

Mengapa Doa Terbaik Adalah Ucapan “Alhamdulillah”?

Ustadz Dhiaurrahman, Lc

Ustadz Dhiaurrahman, Lc

Ustadz Dhiaurrahman, Lc. S1 Hadits Al Azhar - Mesir. Pengajar diniyah di Gistrav Islamia School

Related Stories

Tafsir Surat An-Naba’ 32

Tafsir Surat An-Naba’ 32

by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
June 16, 2026
0

Surah an Naba’: 32 - Keindahan Makna Hadaiq dalam Gambaran Surga bagi Orang Bertakwa Bismillah walhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba'du. Allah ﷻ berfirman: ﴾ حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا ﴿ “(Yaitu) kebun-kebun dan buah anggur.”  ...

Tafsir Surat An-Naba’ 31

Tafsir Surat An-Naba’ 31

by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
June 11, 2026
0

Tafsir Ringkas Qur-an Surah an Naba’: 31 Bismillah walhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba'du. Allah ﷻ berfirman: ﴾ إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا ﴿ “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan.” Setelah Allah ﷻ menggambarkan nasib mengerikan...

Tafsir Surat An-Naba’ 30

Tafsir Surat An-Naba’ 30

by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
April 17, 2026
0

Tafsir Surah an Naba’: 30 - Ketika Azab Tidak Pernah Berhenti Bismillah walhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba'du. Allah ﷻ berfirman:  فَذُوقُوا فَلَن نَّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا “Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan...

Tafsir Surat An-Naba’ 29

Tafsir Surat An-Naba’ 29

by Ustadz Dhiaurrahman, Lc
April 15, 2026
0

Tafsir Surah an Naba’: 29 - Ketelitian Allah ﷻ dalam Mencatat Setiap Amal Bismillah, walhamdulillah washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba'du. Allah ﷻ berfirman: ﴾وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ كِتَابًا﴿ “Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam...

Next Post

Mengapa Doa Terbaik Adalah Ucapan “Alhamdulillah”?

Tanya Islam

Tanya Islam adalah platform dakwah yang menghadirkan jawaban-jawaban islami secara ringkas, jelas, dan terpercaya. Kami berkomitmen membantu masyarakat memahami ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah, dan penjelasan para ulama.

Recent Posts

  • Benarkah Syi’ah Sudah Ada Sejak Zaman Nabi – Part 2
  • Benarkah Syi’ah Sudah Ada Sejak Zaman Nabi – Part 1
  • Konsep Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Categories

  • Adab & Akhlak
  • Al-Quran
  • An-Naba'
  • Aqidah
  • Dzikir & Doa
  • Fiqih
  • Firqah
  • Hadis
  • Haji & Umrah
  • Halal-Haram
  • Hikmah
  • Jenazah
  • Keluarga
  • Konsultasi
  • Muamalah
  • Puasa
  • Qurban
  • Ramadhan
  • Shalat
  • Thaharah
  • Uncategorized
  • Usrah
  • Zakat
No Result
View All Result
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak

© 2025 Managed by ANB Official

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tafsir Al-Quran
  • Aqidah
  • Adab & Akhlak

© 2025 Managed by ANB Official