Tafsir An Naba’ Ayat 8: Hikmah di Balik Penciptaan Berpasang-pasangan
Bismillah, walhamdulillah washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah, amma ba’du.
Insyaallah kali ini penulis akan berusaha merangkum beberapa tafsir dari para ulama untuk surah An Naba’ ayat ke 8, semoga Allah memberikan taufiq dan hidayah-Nya. Allah Ta’ala berfirman:
وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا
“Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,” (QS. An Naba’: 8).
Imam Ath Thabari rahimahullah (w. 310 H) menuturkan dalam tafsirnya:
﴿وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا﴾ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا، وَطِوَالًا وَقِصَارًا، أَوْ ذَوِي دَمَامَةٍ وَجَمَالٍ، مِثْلَ قَوْلِهِ: ﴿الَّذِينَ ظَلَمُوا وَأَزْوَاجَهُمْ﴾ يَعْنِي بِهِ: ضُرَبَاءَهُمْ…
““Dan Kami telah menciptakan kalian berpasang-pasangan,” (QS. An Naba’: 8), yakni: laki-laki dan perempuan, ada yang tinggi dan ada yang pendek, atau ada yang buruk rupa dan ada yang rupawan, sebagaimana firman-Nya: “Orang-orang yang zalim dan pasangan-pasangan mereka” (QS. Ash Shaffat: 22) maksudnya rekan-rekan atau kelompok sejenis mereka…” (Jami‘ Al Bayan ‘an Ta’wil Ay Al Quran, 24/9, cet. Dar Hijr, Kairo).
Kemudian Imam Al Qurthubi rahimahullah (w. 671 H) menyampai-kan:
(وَخَلَقْناكُمْ أَزْواجاً) أَيْ أَصْنَافًا: ذَكَرًا وَأُنْثَى. وَقِيلَ: أَلْوَانًا. وَقِيلَ: يَدْخُلُ فِي هَذَا كُلُّ زَوْجٍ مِنْ قَبِيحٍ وَحَسَنٍ، وَطَوِيلٍ وَقَصِيرٍ، لِتَخْتَلِفَ الْأَحْوَالُ فَيَقَعُ الِاعْتِبَارُ، فَيَشْكُرُ الْفَاضِلُ وَيَصْبِرُ الْمَفْضُولُ.
“Dan Kami telah menciptakan kalian berpasang-pasangan) (QS. An Naba’: 8), yakni bermacam-macam jenis: laki-laki dan perempuan.
Ada pula yang mengatakan: bermacam-macam warna. Ada pula yang mengatakan: segala bentuk pasangan termasuk yang buruk dan yang baik, yang tinggi dan yang pendek, agar keadaan menjadi beragam sehingga dapat diambil pelajaran sehingga orang yang diberi kelebihan bersyukur, dan yang diberi kekurangan bersabar.” (Al Jami‘ li Ahkami Al Quran, 19/171, cet. Dar ‘Alam Al Kutub, Riyadh).
Selanjutnya Imam Ibnu Katsir rahimahullah (w. 774 H) mengatakan:
ثُمَّ قَالَ: ﴿وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا﴾ يَعْنِي: ذَكَرًا وَأُنْثَى، يَسْتَمْتِعُ كُلٌّ مِنْهُمَا بِالْآخَرِ، وَيَحْصُلُ التَّنَاسُلُ بِذَلِكَ، كَقَوْلِهِ: ﴿وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً﴾ [الروم: ٢١].
“Kemudian Allah berfirman: “Dan Kami telah menciptakan kalian berpasang-pasangan,” (QS. An Naba’: 8), yakni laki-laki dan perempuan, dimana masing-masing dari keduanya menikmati yang lain, dan melalui hal itu terjadilah keturunan, sebagaimana firman-Nya:
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang.” (QS. Ar Rum: 21)” (Tafsir Al Quran Al ‘Azhim, 8/302, cet. Dar Thayyibah, Riyadh).
Lalu Syaikh As Sa’di rahimahullah (w.1376 H) menjelaskan dalam tafsirnya:
﴿وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا﴾ أَيْ: ذُكُورًا وَإِنَاثًا مِنْ جِنْسٍ وَاحِدٍ، لِيَسْكُنَ كُلٌّ مِنْهُمَا إِلَى الآخَرِ، فَتَكُونَ الْمَوَدَّةُ وَالرَّحْمَةُ، وَتَنْشَأَ عَنْهُمَا الذُّرِّيَّةُ، وَفِي ضِمْنِ هَذَا الِامْتِنَانِ، بِلَذَّةِ الْمَنْكِحِ.
““Dan Kami telah menciptakan kalian berpasang-pasangan,” (QS. An Naba’: 8), yakni laki-laki dan perempuan dari jenis yang sama, agar masing-masing dari keduanya merasa tenteram kepada yang lain, sehingga timbullah rasa kasih dan sayang, dan dari keduanya lahirlah keturunan. Di dalam nikmat ini juga terkandung anugerah kenikmatan dalam hubungan suami istri.” (Taysir Al Karim Ar Rahman fi Tafsir Kalam Al Mannan, hlm. 1072, cet. Dar Ibn Al Jauzi, Dammam).
Wallahu a’lamu bishshawab, demikian beberapa tafsir ulama pada surat An Naba’ ayat 8 semoga bermanfaat. Sampai berjumpa kembali di artikel berikutnya untuk tafsir surat An Naba’ ayat 9 insyaallah.
Washallallahu ‘ala nabiyyina muhammad waalihi washahbihi wasallam, walhamdulillahi rabbil ‘alamin.



